Presiden Ke-7 RI Joko Widodo Jadi Pembicara Bloomberg New Economy Forum di Singapura
Singapore (WGNEWS) – Presiden Ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, hadir sebagai salah satu pembicara pada acara bergengsi Bloomberg New Economy Forum yang berlangsung di Singapura pada 19 hingga 21 November 2025. Dalam forum bertemakan “Thriving in an Age of Extremes,” Presiden Jokowi tampil pada hari terakhir, Jumat, 21 November 2025, di mana ia berbicara bersama lebih dari 50 tokoh dunia, termasuk Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong.
Bloomberg New Economy Forum: Ajang Diskusi Global Ekonomi dan Inovasi
Bloomberg New Economy Forum merupakan pertemuan internasional yang mengumpulkan para pemimpin dan pelaku ekonomi dunia untuk mendiskusikan tantangan serta peluang di era perubahan global yang dinamis. Forum ini berfokus pada bagaimana negara dan perusahaan dapat bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi, perubahan teknologi cepat, serta isu-isu sosial yang kompleks. Presiden Jokowi, sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg yang telah ditunjuk sejak April 2025, menjadi salah satu wajah penting dalam dialog ini.
Pidato dan Perspektif Presiden Joko Widodo
Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan ekonomi ekstrem yang terjadi saat ini. Beliau menekankan peran strategis negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, Jokowi juga membahas transformasi digital dan inovasi sebagai kunci keberhasilan ekonomi di masa depan.
Pandangan Jokowi sejalan dengan tema forum yang mengajak para pemimpin dunia untuk lebih adaptif dan kreatif dalam mengelola sumber daya dan peluang, demi mencapai kemakmuran bersama di tengah kondisi global yang tidak menentu. Forum ini juga menjadi platform bagi Indonesia untuk menunjukkan posisinya sebagai negara dengan ekonomi besar di kawasan Asia Tenggara.
Kontribusi Indonesia di Forum Ekonomi Global
Keikutsertaan Presiden Jokowi dalam Bloomberg New Economy Forum bukan hanya sebagai pembicara, tetapi juga sebagai bentuk konfirmasi peran aktif Indonesia dalam skala global. Dengan duduk sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg, Indonesia diharapkan dapat berperan dalam menentukan arah kebijakan dan tren ekonomi dunia yang lebih mengedepankan keberlanjutan dan teknologi inovatif.
Untuk menambah perspektif terkait perkembangan ekonomi Indonesia, pembaca dapat merujuk pada artikel kami sebelumnya tentang analisis pasar saham dan perekonomian nasional yang menampilkan kondisi terkini dan faktor-faktor ekonomi signifikan di Indonesia.
Singapura Sebagai Pusat Pertemuan Ekonomi Internasional
Singapura secara konsisten menjadi lokasi strategis bagi berbagai forum ekonomi global, termasuk Bloomberg New Economy Forum. Letaknya yang merupakan pusat keuangan dan inovasi menjadikannya tempat ideal untuk mendiskusikan isu-isu ekonomi dan kebijakan dunia. Keberadaan Perdana Menteri Lawrence Wong sebagai salah satu pembicara bersama Jokowi juga menunjukkan hubungan bilateral kuat antara Indonesia dan Singapura yang terus berkontribusi dalam stabilitas dan perkembangan regional.
Forum ini juga menggemakan pentingnya kerja sama regional ASEAN yang sering dibahas dalam forum internasional, untuk memperkuat posisi ekonomi kawasan di tengah gelombang globalisasi dan persaingan ekonomi yang semakin ketat. Informasi lebih lanjut tentang ASEAN dan kerjasama ekonomi regional dapat ditemukan di Wikipedia ASEAN.
Kesimpulan
Partisipasi Presiden Joko Widodo dalam Bloomberg New Economy Forum di Singapura menegaskan komitmen Indonesia dalam memainkan peran sentral dalam percaturan ekonomi global. Melalui dialog dan kolaborasi dengan berbagai negara dan pemimpin dunia, Indonesia terus berupaya memperkuat ekonominya agar lebih tangguh menghadapi tantangan global, sekaligus memanfaatkan peluang inovasi dan transformasi digital untuk rakyatnya.
Untuk pembaca yang tertarik dengan perkembangan lain terkait kebijakan pemerintah dan ekonomi Indonesia, silakan kunjungi kategori Ekonomi di situs kami, yang menyediakan berita dan analisis mendalam.
Sumber: WGNEWS, YouTube Channel resmi Liputan6
